Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Sejarah Nabi Hud AS: Mengingatkan Kaum ‘Ad yang Angkuh

Rabu, 02 April 2025 | April 02, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-04-02T09:18:14Z
Sejarah Nabi Hud AS

Nabi Hud AS diutus kepada kaum ‘Ad, salah satu bangsa yang paling kuat dan maju pada zamannya. Kaum ini tinggal di wilayah Al-Ahqaf, antara Yaman dan Oman. Meski diberi kekuatan, kemakmuran, dan kemajuan teknologi bangunan, mereka justru menjadi sombong dan ingkar kepada Allah. Di bsiramadhanfest.com, kami hadirkan kisah Nabi Hud AS sebagai pengingat bahwa kekuatan manusia tak berarti tanpa iman.

Kaum ‘Ad dan Keangkuhannya

Kaum ‘Ad dikenal karena membangun bangunan megah dan tinggal di tempat tinggi. Mereka merasa tak terkalahkan dan menganggap kekuatan fisik sebagai tolak ukur kebenaran. Mereka menyembah berhala dan menolak seruan Nabi Hud untuk bertauhid.

“Dan kepada kaum ‘Ad Kami utus saudara mereka Hud. Ia berkata: ‘Hai kaumku, sembahlah Allah, tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Kamu hanyalah orang-orang yang mengada-adakan kebohongan.’”
(QS. Hud: 50)

Namun seruan itu ditolak, bahkan mereka mencemooh Nabi Hud dan menantang datangnya azab jika ia memang benar-benar seorang utusan Allah.

Turunnya Azab Angin Topan

Setelah bertahun-tahun berdakwah, dan kaum ‘Ad tetap dalam kesombongan, Allah mengirimkan angin topan yang sangat dingin dan kencang selama tujuh malam delapan hari berturut-turut. Angin itu menghancurkan seluruh bangunan dan memusnahkan kaum ‘Ad hingga tak tersisa.

“Maka Kami meniupkan angin yang sangat dingin kepada mereka pada beberapa hari yang nahas…”
(QS. Fussilat: 16)

Nabi Hud AS dan orang-orang yang beriman selamat dari bencana itu karena perlindungan Allah.

Pelajaran dari Kisah Nabi Hud AS

  • Kesombongan adalah awal kehancuran – Kaum ‘Ad binasa bukan karena kurang cerdas, tapi karena hati yang sombong dan menolak kebenaran.
  • Allah tak butuh kekuatan manusia – Sebesar apa pun kekuatan suatu kaum, semua tak berarti di hadapan kuasa-Nya.
  • Dakwah butuh kesabaran – Nabi Hud tetap menyampaikan kebenaran meski terus diejek dan diancam.

Penutup

Kisah Nabi Hud AS adalah pengingat agar kita tidak terjebak dalam kesombongan dunia. Kekuatan fisik, harta, dan jabatan bukan jaminan keselamatan jika tidak dibarengi keimanan. Semoga kita termasuk orang-orang yang mau tunduk kepada Allah dan menjauhi sifat-sifat kaum ‘Ad yang dimurkai.

Baca kisah lanjutan para nabi lainnya hanya di bsiramadhanfest.com – rumah bacaan Islami dari Doa, Hadist & Iman – bsiramadhanfest.com yang setia menemani perjalanan spiritualmu.

×
Berita Terbaru Update